INFO KESEHATAN PENGLIHATAN

KACAMATA DAN ANAK - ANAK

Selasa, 30 April 2013 09:01
Cetak PDF

KACAMATA  idealnya merupakan alat pembantu penglihatan, Intensitas penggunaan penglihatan dekat yang lebih banyak dari penglihatan jauh. Secara umum anak-anak sekarang ini lebih suka bermain bola di playstation dibandingkan bermain bola dilapangan terbuka. Bersekolah, bermain, belajar maupun beraktifitas dilakukan dalam diruangan.

Myopia atau minus akan bertambah nilai koreksi nya seiring dengan tingkat pendidikan seseorang dan banyaknya penelitian lainnya menunjukkan keterkaitan yang erat antara myopia dan IQ. Athur Jensen menyatakan bahwa rata-rata seorang myopia / minus memiliki IQ lebih tinggi tujuh hingga delapan poin dibandingkan yang lainnya.

Hal yang biasanya menjadi faktor dari meningkatnya penyandang myopia/minus adalah dari segi lingkungan, pola hidupdan pola makan, terutama untuk yang masih bersekolah dan kuliah.  Peran orangtua sangat penting untuk meminimalkan pertumbuhan myopia/minus dengan menyeimbangkan aktifitas didalam maupun diluar ruanganserta peran pendidik untuk bisa mengurangi beban akademik dan menyeimbangkan aktifitas diluar ruangan atau lingkungan.

Memakai kacamata memang lebih problematic untuk anak-anak, ini patut dimaklumi karena berkacamata mengurangi keleluasaan anak dalam bergerak, anak harus selalu berhati-hati dalam menggunakan kacamatanya agar kacamata nya tidak patah , lensa kacamata nya tidak terbentur maupun pecah, gangguan penglihatan bisa terwujud dari kesulitan anak dalam memusatkan perhatian dan mengenal huruf, memang membiasakan anak untuk selalu memakai kacamata nya tidaklah mudah.

Masalah ini juga sering dipicu karena kurang pengetahuan orang tua terhadap pentingnya kesehatan mata untuk perkembangan kecerdasan anak. Sementara ini ada beberapa pendapat yang salah dimasyarakat bahwa jika menggunakan kacamata secara terus menerus akan membuat myopia/minus bertambah dan membuat si pemakai jadi malas, hal ini tentu saja salah bahwa sebenarnya dengan pemberian kacamata yang pas dan cocok dengan ukuran yang dibutuhkan mata anak, maka kacamata akan memperbaiki kesalahan yang dialami mata anak dan cenderung anak tidak lagi malas dalam belajar, karena itu dengan sikap disiplin orang tua yang ditanamkan orangtua pada anak membuat menilai kacamata adalah kawan mereka yang membantu mereka dalam segala aktifitas .

 

Penulis : Nanik Kartika Sari.Amd.RO 

Terakhir Diperbaharui ( Selasa, 30 April 2013 09:21 )
 

BAHAYA PAPARAN SINAR UV TERHADAP MATA

Sabtu, 10 November 2012 09:12 administrator
Cetak PDF

Tahukah anda bahwa sinar UV yang dipancarkan matahari dapat berbahaya bagi mata anda? Sinar UV dikategorikan menjadi 3 Kelompok
Yaitu

Sinar UV C dengan panjang gelombang 200 - 280 Nanometer. Tingkatan energi radiasi pada UV jenis ini merupakan yang paling berbahaya. UV C dari sinar matahari kebanyakan sudah diserap oleh lapisan Ozon di Atmospher (Stratosphere). UV C juga dihasilkan oleh cahaya pengelasan sehingga saat melakukan aktifitas ini harus menggunakan pelindung yang benar.
Sinar UV B dengan panjang Gelombang 280 - 315 Nanometer. Tingkatan energinya paling banyak menyebabkan kerusakan pada tubuh (Kulit tampak merah dan terasa sakit) dan mata (Keratitis : Radang pada kornea mata dengan nyeri sedang - hebat dan biasanya menyebabkan gangguan penglihatan)
Sinar UV A dengan panjang gelombang 315 -380 Nanometer. Dengan tingkatan energi radiasi yang paling rendah berpotensi membahayakan mata jika terpapar dalam jangka panjang seperti katarak. Anda sebaiknya menggunakan sunglass untuk melindungi mata jika terlampau sering baraktifitas dibawah terik matahari. 

Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 10 November 2012 09:19 )
 

DIABETES DAN PENGLIHATAN ANDA

Sabtu, 10 November 2012 08:58
Cetak PDF


Salah satu faktor gangguan penglihatan diantaranya adalah pengaruh gangguan kesehatan seperti gangguan Diabetes, gangguan penglihatan karena diabetes biasanya menyebabkan lensa mata keruh, kekentalan cairan bola mata yang berubah -  ubah   dimana penderita mengalami perubahan ukuran yang cukup drastis dalam tempo atau waktu yang cukup cepat. 

 

Misalkan hari ini diketahui  ukuran refraksinya -2,00  mengalami diabetes sampai tingkat 200 maka dalam tempo 3 hari ketika tingkat gula darahnya turun sampai level 150 biasanya ukuran refraksi akan drastis berubah secara tidak menentu, misalkan menjadi +1,00 atau -0,50,

kami menyarankan apabila anda menderita diabetes periksakan tingkat diabetes anda, dan carilah tingkat diabetes yang cukup stabil, barulah periksakan penglihatan anda,  dengan demikian apabila anda membuat kacamata baru maka ukuranya pun tidak mudah berubah.  Gangguan lain akibat gangguan diabetes yaitu tekanan bola mata meningkat biasa disebut Glaukoma, karenanya penederita merasakan nyeri pada mata disertai pandangan yang kabur pada gangguan diabetes yang berkepanjangan bisa menyebabkan kebutaan, disebabkan karena perdarahan di retina atau timbulnya pembuluh darah baru dipermukaan retina.

Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 10 November 2012 09:01 )
 

MATA DAN KOMPUTER

Sabtu, 10 November 2012 09:01 administrator
Cetak PDF

 

Komputer merupakan peralatan yang selalu digunakan dalam setiap pekerjaan kantor, pabrik, kegiatan belajar mengajar bahkan dirumah-rumah pun sekarang sudah disediakan komputer, sehingga banyak orang harus bekerja di depan monitor komputer sepanjang hari. Untuk dapat melihat 

dengan jelas dan berakomodasi, mata kita dilengkapi tiga otot eksternal yang mengatur gerakan bola mata. Ketiga otot ini pulalah yang akan bekerja keras ketika anda bekerja selama di de pan komputer. Bila sudah terlalu lelah, otot - otot mata akan semakin berkurang kekuatannya dan kemampuan fokus mata pun akan menurun. Bukan tidak mungkin Anda akan mengeluh sakit kepala, penglihatan menjadi kabur secara permanen sehingga harus memakai kacamata, ataupun malah menambah ukuran minus / plus kacamata anda.
 

 

Berikut beberapa tips mengatasi kelelahan dan ketegangan mata di  saat bekerja di depan monitor.

  • Berikan istirahat secukupnya secara berkala walaupun hanya dengan sekedar memejamkan mata selama beberapa menit, bahkan sebelum mata Anda terasa lelah. Jangan pernah mengucek mata anda, sering-seringlah berkedip. Ini dapat menurunkan ketegangan dan menjaga mata anda tetap basah dan sejuk. Bila anda terlalu lama melihat dalam jarak dekat, alihkan pandangan anda ke arah yang jauh. Lakukan selama beberapa menit setiap 30 menit.
  • Perhatikan pencahayaan dalam ruang kerja anda. Jangan bekerja dalam ruangan yang terlalu terang dan menyilaukan mata. Gunakan kerai untuk mengatur cahaya dari jendela. Letakkan lampu di atas kepala. Hindari anda menatap cahayanya secara langsung. Sebaliknya, jangan pula bekerja dalam ruangan yang terlalu gelap atau redup. Usahakan agar ruangan anda cukup terang agarmata anda tidak bekerja terllau keras.
Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 10 November 2012 09:12 ) Selengkapnya...
 

KELAINAN REFRAKSI: RABUN SAAT MELIHAT BENDA JAUH DAN SAAT MEMBACA

Sabtu, 10 November 2012 08:51
Cetak PDF

 

Mata adalah salah satu dari indera tubuh manusia yang berfungsi untuk penglihatan. Meskipun fungsinya bagi kehidupan manusia sangat penting, namun sering kali kurang terperhatikan, sehingga banyak penyakit yang menyerang mata tidak diobati dengan baik dan menyebabkan gangguan penglihatan sampai kebutaan.
 
Gangguan penglihatan yang paling sering dialami adalah rabun, dapat berupa rabun melihat benda jauh, rabun melihat benda pada jarak dekat,  rabun ketika sedang membaca yang biasanya dialami mereka yang berusia di atas 40 tahun atau campuran dari rabun melihat benda jauh dan rabun ketika sedang membaca. Semua jenis rabun mata pada intinya merupakan gangguan memfokuskan bayangan benda yang dilihat atau kelainan refraksi(Ametropia).

Kelainan refraksi(Ametropia) adalah penyimpangan sinar-sinar sejajar yang dipantulkan dari benda yang kita lihat, dimana sinar-sinar tersebut dibiaskan oleh lensa mata dalam keadaan rileks tidak tepat pada retina. Kelainan refraksi dapat diatasi dengan menggunakan kaca mata atau lensa kontak.

 
Jika anda mengalami keluhan rabun pada mata anda, segeralah berkonsultasi dengan dokter mata atau tenaga medis optik agar diberikan saran dan solusi untuk mengatasi masalah anda. Disarankan juga untuk memeriksakan mata paling lambat satu tahun sekali, sehingga keluhan anda dapat diobati lebih awal dan mencegah penyakit yang lebih parah untuk gangguan - gangguan yang terjadi pada mata yang dapat mengganggu aktivitas sampai menyebabkan kebutaan. Pemeriksaan mata rutin dapat dilakukan lebih sering pada mereka yang memiliki riwayat keluarga yang memiliki kelainan refraksi, tekanan darah tinggi, diabetes atau katarak.
 
Macam-macam kelainan Refraksi
 
Mata Myopia
Sering dikatakan rabun jauh, yaitu penurunan ketajaman penglihatan jauh jika dibanding dengan orang normal. Penyebab myopia adalah sumbu bola mata yang terlalu panjang atau daya bias lensa mata yang terlalu kuat. Keluhan yang biasanya dirasakan oleh penderita myopia adalah buram dalam melihat benda jauh, mata cepat lelah, pusing dan sering berair. Kelainan ini dapat dikoreksi dengan pemberian kaca minus/ cekung.
 
Mata Hipermetrop.
Yaitu penderita dengan kelainan ini mengeluh ketajaman penglihatannya kabur baik jauh maupun dekat. Penyebab Hipermetrop adalah sumbu bola mata yang terlalu pendek atau daya bias lensa mata yang terlalu lemah. Keluhan yang biasanya dirasakan oleh penderita hipermetrop adalah buram dalam melihat benda jauh maupun dekat, mata cepat lelah, pusing dan sering berair. Kelainan ini dapat dikoreksi dengan lensa plus / cembung. Keadaan ini banyak timbul pada anak-anak, terutama anak yang lahir prematur, dengan bertambahnya usia maka terjadi pertumbuhan bola mata sehingga ukuran koreksi lensanya menurun.
 
Mata Asigmatisme.
Mata asigmatisme atau sering disebut juga mata cylindris yaitu kelainan ketajaman penglihatan disebabkan karena penderita tidak dapat melihat sama jelas pada gambar disatu bidang datar sehingga penderita biasanya merasa berbayang dalam melihat benda jauh. Hal ini disebabkan karena tidak sama kelengkungan kornea dan permukaan kornea yang tidak rata. Mata asigmatisme dapat dikoreksi dengan lensa cylindris.
 

Penanganan

Ada bermacam-macam penanganan:

Konvensional

yaitu dengan pemakaian kacamata, pemberian resep kacamata sebaiknya diberikan maksimal sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan ini dipergunakan untuk merangsang saraf penglihatan.

Dengan pemakaian lensa kontak,

Dengan pemakaian lensa kontak penderita dituntut lebih dalam menjaga kebersihan.

Dengan bedah Refraktif (Lasik)

Yaitu dengan penipisan atau irisan pada kornea untuk mengurangi tebalnya, umumnya dilakukan pada penderita telah berumur lebih dari 22 tahun, dengan asumsi bentuk bola mata telah maksimal dan penderita kooperatif.

Dengan bedah lensa jernih

dilakukan pada penderita dengan miop yang sangat tinggi yang tidak memungkinkan di lakukan Lasik, atau bisa juga ditanam lensa didepan iris.

Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 10 November 2012 08:58 )
 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

<< Mulai < Sebelumnya 1 2 Selanjutnya > Akhir >>
You are here:   Home